Modernis.co, Jakarta – Di dunia bisnis dan startup, istilah founder dan CEO sering banget muncul. Apalagi sekarang banyak anak muda mulai tertarik bikin usaha sendiri cuma biar terlihat keren.
Tapi lucunya, masih banyak orang yang nganggep founder dan CEO itu jabatan yang sama. Padahal kenyataannya beda, lho.
Selain founder dan CEO, sebenarnya masih ada banyak posisi penting lain di perusahaan yang punya tugas masing-masing. Semua jabatan itu saling bekerja sama supaya bisnis bisa berjalan lancar dan gak chaos.
Nah, biar gak salah paham lagi pas dengar istilah-istilah perusahaan yang sering wara-wiri di sosmed atau LinkedIn, yuk kenalan sama founder, ceo, dan beberapa jabatan strategis berikut ini.
1. Perbedaan Founder dan CEO
Founder adalah orang yang mendirikan sebuah perusahaan atau bisnis dari nol. Bisa dibilang founder ini sosok yang punya ide awal lalu membangun usaha tersebut sampai berjalan.
Jadi kalo ada yang bikin startup atau usaha sendiri, mereka bisa disebut founder. Tapi founder gak selalu mengurus operasional perusahaan sehari-hari.
Ada juga founder yang fokus di ide dan pengembangan bisnis saja. Makanya gak semua founder otomatis jadi bos utama di kantor.
Kadang mereka menyerahkan urusan operasional ke orang lain yang lebih ahli. Istilahnya, founder itu otak awal lahirnya bisnis.
2. Founder Pemilik, CEO Jadi Nahkoda
CEO atau Chief Executive Officer adalah orang yang memimpin jalannya perusahaan secara keseluruhan. Tugasnya memastikan semua tim bekerja sesuai tujuan bisnis.
CEO juga biasanya jadi pengambil keputusan terbesar dalam perusahaan. Walaupun sering dianggap sama, CEO dan founder beda posisi.
Founder bisa jadi CEO, tapi bisa juga gak. Banyak perusahaan besar punya CEO yang bukan pendirinya. Jadi jangan heran kalo ada perusahaan yang founder dan CEO nya beda orang.
Yang satu bikin bisnisnya lahir, yang satu menjaga bisnisnya tetap jalan dan berkembang. Nah kamu pilih jadi Founder atau CEO aja nih?
3. COO Bertugas Mengurus Operasional

Selain Founder dan CEO, ada beberapa jabatan strategis dalam sebuah perusahaan, misalnya ada COO atau Chief Operating Officer.
COO ini punya tugas mengatur operasional perusahaan sehari-hari. Bisa dibilang posisi ini yang memastikan semua aktivitas berjalan lancar tanpa drama berkepanjangan.
Mulai dari sistem kerja sampai koordinasi antar tim biasanya diawasi COO. Posisi ini penting banget terutama di perusahaan besar yang aktivitasnya padat.
COO membantu CEO supaya gak kewalahan mengurus semuanya sendirian. Jadi kalo CEO ibarat kapten kapal, COO itu orang yang memastikan mesin kapal tetap jalan mulus.
4. CFO Pegang Urusan Keuangan
CFO atau Chief Financial Officer bertanggung jawab terhadap kondisi keuangan perusahaan. Mulai dari anggaran, laporan keuangan, sampai strategi bisnis yang berkaitan sama uang biasanya dipegang posisi ini.
Jadi jangan main-main sama CFO karena urusannya langsung sama cuan perusahaan. Perusahaan yang sehat biasanya punya pengelolaan keuangan yang rapi.
Nah, di sinilah peran CFO jadi penting banget. Mereka membantu perusahaan supaya pengeluaran tetap terkontrol dan pemasukan terus berkembang. Intinya, CFO adalah penjaga kestabilan finansial perusahaan.
5. CMO Fokus di Dunia Marketing
CMO atau Chief Marketing Officer bertugas mengatur strategi pemasaran perusahaan. Mulai dari promosi produk, branding, sampai campaign di sosmed biasanya ada campur tangan dari CMO.

Jadi kalo ada iklan perusahaan yang viral dan bikin orang auto penasaran, kemungkinan besar itu hasil kerja tim marketing. Di era digital sekarang, posisi CMO makin penting karena persaingan bisnis makin ramai.
Perusahaan harus punya strategi kreatif biar tetap dilirik banyak orang. Makanya dunia marketing sekarang gak cuma soal jualan, tapi juga soal membangun image dan kedekatan sama audiens.
6. HRD Rekrut dan Ngurus Karyawan
HRD atau Human Resources Department bertugas mengurus sumber daya manusia di perusahaan. Mulai dari proses rekrutmen, wawancara kerja, sampai pengembangan karyawan biasanya ditangani bagian ini.
Jadi kalo kamu pernah ikut interview kerja, kemungkinan besar ketemunya sama HRD. Selain mencari karyawan baru, HRD juga menjaga kenyamanan lingkungan kerja.
Mereka mastiin ada budaya kerja yang sehat supaya tim bisa kerja dengan nyaman. Bisa dibilang HRD jadi salah satu penentu vibes kantor tetap positif atau malah penuh drama.
Dunia perusahaan memang punya banyak jabatan dengan tugas yang berbeda-beda. Walaupun terdengar ribet, semua posisi itu sebenarnya saling melengkapi supaya bisnis bisa berkembang dengan baik.
Jadi sekarang kamu gak perlu bingung lagi membedakan founder, CEO, atau jabatan strategis lainnya. Nah cita-cita kamu mau jadi apa nih? jangan jawab pengen jadi buahlil ya!



Kirim Tulisan Lewat Sini